jadinya malah overload gitu.
humm
bagus siy mendengarkan kata-kata bijak itu
tapi intinya sama seperti kalau kita tinggal di laut
orang laut tentunya gak bisa mengerti indahnya laut
yah kalo dibanding sama orang kota yang tiap hari liat macet dll
tentunya mereka lebih kangen n menghargai pantai dibanding sama orang laut
liat deh,,
betapa hebohnya kalo kita berhasil nangkap ikan sendiri pake jala
beda sama nelayan yang emang tiap hari temennya ya jala itu
hukum ini berlaku juga untuk mendengarkan nasehat
orang bejat yang tiap hari hidupnya berantakanbegitu mendengarkan firman Tuhan,,kayaknya itu udah berharga banget gitu
beda sama orang-orang yang emang hari-harinya mendengar itu
makanya kadang kesal ajah
kenapa orang yang berilmu malah adanya memutarbalikkan fakta
demi kepentingan pribadi
kadar takutnya kurang,,,
tapii banyak yang kayak gitu
bukti??
buktinya liat aja orang-orang sekitarmu yang bobrokhummmhh
Ya Allah tunjukkan keadilanMu..
dan aku gak mau bilang aku gak kayak gitu
mungkin iya tanpa kusadari
Astagfirullah
kupikir akan lebih baik :
memuliakan nasehat nasehat hidup itu
menganggap penting kata-kata bijak itu
mengutamakan Firman Allah Subhanahuwata'ala itu
bukan menganggapnya mainan
aku jadi bingung ngasih saran gimanakarena menurutku terlalu sering malah menjadi biasa dan kurang gregetnya
jadi kupikir kita bisa mengatur waktunya
agar menganggapnya jadi sesuatu yang lebih istimewa
sesuatu yang bisa merubah hidup kita
beda orang beda juga siy cara mengistimewakannya
ada juga yang emang suka tenggelam di dalamnya
hummmhh!!
tergantung orangnya deh
yang penting bukan kuantitas yaaa
tapi kualitas!!
terlalu sering menasehati orang juga bukan malah membuat orang itu baik
kalo aku jujur bosan
apalagi kalo yang nasehatin aku itu gak sinkron mulut ma tingkahnya
hooooouuuu
nasehat itu dibikin agar seseorang gak melakukan kesalahan kan??
hummmhh
kalo begitu kupikir
kadang kadang kita perlu membiarkan orang lain melakukan kesalahan
ato membiarkan diri kita berbuat salah
supaya kita belajar
itu makanya Allah subhanahu wata'ala menciptakan kata khilaf
dan menyediakan pintu taubat selebar-lebarnya
dia tau kita akan bikin salah
Wah Allah emang Maha Sempurna deh!!
its oke making a mistake
tapi habis gitu dapat mengambil hikmah
No comments:
Post a Comment