Tuesday, December 31, 2013

Latest me

Terakhir bikin status kalo aku lebih tertarik menjadi manusia normal yang baik, menginspirasi dan bermanfaat buat orang lain.. daripada menjadi manusia unik, nyentrik bin aneh.. huumpfh.. kedengaran konyol memang harapanku buat orang orang pada umumnya. Tapi gak buat aku, yeah, karena aku bukan orang pada umumnya. Selama ini belum baik, belum menginspirasi, belum banyak membantu orang lain. Jadi punya keinginan yg luar biasa supaya bisa jadi begitu.. selama ini tercekoki dg "you have to be different, be unique! get weird is awesome." Yg akhirnya belakangan membuat aku bertanya-tanya. "Why should i be different? Why should I try to attract any body else? Whats the point? Is that good enough for my life?" Terus aku jawab. "I dont need that" yeah, akhirnya memutuskan untuk jadi manusia lempeng normal yang berusaha menjadi baik, lurus, gak macem-macem, gak neko-neko. Dan gak pengen sama sekali berusaha menarik orang lain atas keanehan, keunikan, perbedaan yang aku buat. Kupikir, memangnya kalau semua orang tertarik, untungnya apa? Jangan-jangan mereka ikut2an dg keanehan yg aku buat. Kelihatannya capek juga jadi manusia aneh. Sudah lah.
Aku lebih memilih memakai sepatu dengan normal. Kuletakkan di kaki. Dengan warna dan aksesoris sederhana tapi tetap cantik. Aku gak berminat melawan norma dan jalur pada umumnya agar dipuji dan disebut berani tampil beda. Kupasangkan sepatuku tentunya dengan baju yang warnanya senada. Harmoni yang biasa biasa saja. Bukan jalur tabrak warna. Benar2 senormal mungkin.
Gak semua setuju dengan cara hidupku yang semacam ini pastinya. Ada yg justru kasihan dan mulai mengajak melawan beberapa aturan. Hidup dinikmati kata mereka. Huuuaahh, menikmati hidup dengan cara begitu malah bikin tersiksa. Bukan tipe manusia yang nyaman hidup dengan pelanggaran-pelanggaran atau asal suka ria soalnya. Freedom is not about being without rules or limitation. Ada juga yg marah pas i try to be polite pokoke nduwe manner banget lah. They say that politeness is a form of hypocrsy, while i think politeness is how i respect others. Thinks that they are important for me, so i act politely in front of them. Lagian, dalam diri ini megang peranan sebagai 1. Muslim, 2. Anak ortuku, 3. Alumni sekolah n kampusku 4. Pegawai pemerintah, 5. Orang Indonesia, 6. Guru, dsb,,, yang segala tingkahku represent them all. That is why i love to keep the manner, be polite n everything. Dan itu bukan burden sama sekali. I dont think i have burden if i do something sincerely.
Jujur belakangan merasa aneh dengan dunia sih. Semuanya tampak berusaha menarik orang lain dengan tampil se extreme mungkin, melakukan hal gila yang memang bikin senang sesaat. Sebentaaaar sekali.. kalau sudah selesai, mencoba cari-cari cara lain untuk kembali menarik perhatian. Gak ada ujungnya hidup macam begitu. Dan gak nyaman banget kalau tujuan hidupnya agar disukai orang lain agar merasa puas dan senang.. kesenangan sesaat.. yeaaahh.. senang siihh,, senang banget, tapi gak bikin tenang,,
Maknai hidup lah. Ntar lagi selese ini hidup.. dan gak pengen dikenang sebagai orang aneh tanpa kontribusi apapun bagi manusia lainnya.. mencoba jadi manusia yang tidur waktu perlu tidur, yg tertawa waktu ada yg lucu, yg makan kalau lapar, tapi tetap mengejar bagaimana supaya jadi baik,, bukan supaya jadi aneh.. nyentrik itu bukan selera saya.. aliran normalisme ordinarists saya neh.. bukan nyentrikisme weirdoist..

No comments:

Post a Comment