Agak jengah dengan status dan komen temen-temen di sosial media belakangan ini. Lagi rame sih emang, Indonesia, tentang presiden baru dan segala kebijkannya. Kontroversial. Huuuuhaaaa.. dan mulai bermunculanlah orang-orang pintar yang komen dan kritik ini itu. Well, di sini saya gak bertindak sebagak pro Pak Jokowi atau oposisinya. Enggak. Di sini saya rakyat yang kebetulan dikasih peran sebagai seorang pendidik. Saya diam bukan bearti saya gak peduli sama bangsa ataupun kurang tau tentang kejadian-kejadian yang terjadi di Negara saya karena mentang-mentang di awal-awalnya pemerintahan Pak Jokowi saya lagi gak di Indonesia. Saya cukup mengikuti. Gak perlu saya sebutkan lah apa apa. Yang jelas saya gak mau ambil bagian mencacimaki. Apalagi mencacimaki hal-hal yang di luar ilmu saya. Yang saya kuasai ilmu pendidikan, eh enggak ding, masih belajar. Jadi yang saya sorot n bisa bantu ya daerah-daerah situ. Mengkritik lalu memberikan solusi.. dan saya ikut merubah diri saya. Ini karena tertarik dg pendidikan karakter, jadi mulai menterjemahkan beberapa literatur tentang pendidikan karakter. Yasudah.. itu yg bisa saya lakukan. Atau share share sedikit tentang karakter. Tampak gak keren. Cuma gitu doang. Tapi paling tidak, saya bikin sesuatu. Bukan omong doang. Kritik sana sini tapi kerjaan saya aja berantakan. Berkonteibusi lewat peranmu. Jangan cuma bisanya mengkritik ini itu, menghina ini itu, sementara kerjaan sendiri terbengkalai. Hayokkk sama sama. Meskipun kecil.. hayok yok.. ☺😊😁
No comments:
Post a Comment