Tuesday, March 6, 2012

Hidup


Hidup itu bukan bagaimana mengepulkan asap rokok atau polusi 
hingga ozon di langit bolong

Hidup itu bukan pesta topeng penuh basa basi 
hingga yang kau lihat di cermin bayangan Jonathan Davisnya Korn

Hidup itu bukan hanya memanggil Dia 
saat seseorang menodongkan revolver tepat ke dahimu.

Hidup itu jika kau melihat dia di kaca spion Harley Davidson
Atau mendengar Dia di semua komposisi gubahan Vivaldi

Aku, kau dan semua yang serupa kita memang manusia.
Karena itulah, saat On a Highnya Duncan Sheik dinyanyikan, kita merasa benar benar di ketinggian.

Meski begitu, bukan berarti kita kalah pada jiwa binatang yang jadi urat di kepala.
Mengharap maklum pada kesalahan yang itu itu saja.



Sampai mati manusia bukan malaikat,
yang dosa tak mau melekat
Bukan juga setan,
yang girang saat kata dosa dinyanyikan



karena itulah tak pernah ada yang benar benar tinggal di tengah
pilih saja antara benar atau salah



Kalau tak suka tak usah kau dengar aku bicara.
Karena sebenarnya aku juga beluh tahu hidup itu apa



Yang aku tahu, 
Dia mau kita mendekati Sempurna, 
itu saja



No comments:

Post a Comment